welcome to my blog,I hope that this can be useful for all of us either now or later,thank you ... "LISTIYO NATARICI"

KOMPLIKASI PADA MASA KLIMAKTERIUM, MENOPAUSE dan SENIUM




Di harapkan oleh karena proses alami, tidak perlu ada penyulit yang lebih memberatka suasana menjalani hari tua.
Mereka yang tanpa berpandidikn sudah tentu kurang mengetahui berbagai masalah yang dpat terjadi atau di anggap sudah merupakan kodrat alami. Dengan demikia merupakan tugas keluarga untuk memberikan perhatian sehingga mereka yang tlah lansia, yang jasanya tidak akan dapat di bayar itu., untuk mengambil prakarsa pemeriksaan, sehingga penyakitnyadapat diketahui secara dini.

Pemeriksaan Rutin Masa Klimakterium,Monopause dan Senium

Sampai abad ini sekitar 18juta- 20juta mereka dengan lansia, yang akan di jump[ai dan merupakan jumlah yang tidak sedikit serta memerlukan perhatian yang serius.
Sebagai negara dengan dasar pancasila, maka mereka yang lansia menjadi tanggung jawab keluarga untuk memeliharanya, sebagai satu kewajaban yang sangat mulia. oleh karena itu melakuka pemeriksaan secara rutin untuk dapat menemukan secara dini penyakit yang di deritanya dan kemungkina komplikasi jinak atau ganas harus di lakukan secara teratur.

Pemeriksaan rutin ini ada 2 macam:

- Pemeriksaan rutin sederhana
. Keluhan yang di kemukakan melalui wawancara pada pasien.
. Pemeriksaan fisik umum maupun khusus pada anggot tubuh pasien.
. Pemeriksaan laboraturium secra khusus.
- Pemerisan rutin dengan alat canggih
. Kolonoskopi: u/ mengetahui kelainan pada daerah genetalia dalam pada wanita.
. Histeroskopi: u/ megetahui kelainan pada ruang rahim
. Ultrasosografi: u/ mengetahuinkelainan pada abdomen dan organ lainnya.
. Mammografi: u/ mengetahui kelainan khusus pada payudara.
berdasarkan usia seharusnya pemeriksaan fisik di lakukan bila usia 30-35 tahun setiap 2 tahun, 36-45 setahun sekali dan di atas 45 tahun sebaiknya setiap 6 bulan sekali dengan penekana pada hal-hal tertentu saja.

Keluhan akibat penurunan hormon

Sebagian mereka yang lansia tidak dapat mengatasi berbagai masalah,sehingga memerlukan bantuan pengobatan dengan hormon pengganti (tambahan) . Dengan menurunnya hormon estrogen,bila tidak diatasi menimbulkan keluhan.
Keluhan psikologis
Menurunnya kemampuan berpikir dan ingatan sehingga menimbulkan penyakit “pikun” atau alzhaimer.Gangguan emosi berupa rasa takut menjadi tua dan tidak menarik , sukar tidur atau cepat bangun,mudah tersinggung dan mudah marah , sangat emosional dan spontan,merasa tertekan dan sedih tanpa diketahui penyebabnya
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

RANGKUMAN MATERI KDK 1 TENTANG KEBUTUHAN PSIKOSOSIAL






Di Susun Oleh :
Nama  : Listiyo Natarici
Kelas   : A 13.1
Nim     : 16150017



PRODI D-III KEBIDANAN
FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS RESPATI YOGYAKARTA
TA 2016/2017




                                                                   
KEBUTUHAN PSIKOSOSIAL

Pengertian Kebutuhan Psikososial
Manusia adalah makhluk biopsikososial yang unik dan menerapkan sistem terbuka serta saling berinteraksi. Manusia selalu berusaha untuk  mempertahankan keseimbangan hidupnya. Keseimbangan yang dipertahankan oleh setiap individu untuk dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya,keadaan ini disebut dengan sehat. Sedangkan seseorang dikatakan sakit apabila gagal dalam mempertahankan keseimbangan diri dan lingkungannya. Sebagai makhluk sosial, untuk mencapai kepuasan dalam kehidupan, mereka harus membina hubungan interpersonal positif.

Harga Diri
         Penilaian terhadap hasil yang dicapai dengan analisis yaitu sejauh mana prilaku memenuhi ideal diri. Harga Diri diperoleh dari diri sendiri dan orang lain.
Sukses → Harga Diri tinggi, gagal → Harga Diri rendah

Konsep diri
          Konsep Diri adalah semua perasaan, kepercayaan dan nilai yang di ketahui individu tentang dirinya dan mempengaruhi individu dalam berhubungan dengan orang lain.konsep diri berkembang secara bertahap, saat bayi mulai mengenal dan membedakan diri dengan orang lain. Pembentukan Konsep Diri di pengaruhi asuhan orang tua dan lingkungan.
Komponen konsep diri:
·         Body image (citra tubuh)
Sikap terhadap tubuhsecara sadar dan tidak sadar. Mencangkup presepsi dan perasaan tentangukuran, bentuk, dan fungsi penampilan tubuh dulu dan sekarang
·         Ideal diri
Presepsi individu(bagaimana harus berperilaku sesuai standar perilaku) dan akan mewujudkan cita-cita dan harapan pribadi.



Dukungan Sosial
          dukungan sosial adalah dukungan atau bantuan yang berasal dari orang yang memiliki hubungan sosial akrab dengan individu yang menerima bantuan. Bentuk dukungan ini dapat berupa infomasi, tingkah laku tertentu, ataupun materi yang dapat menjadikan individu yang menerima bantuan merasa disayangi, diperhatikan dan bernilai.
Faktor- faktor yang mempengaruhi dukungan sosial antara lain :
1.      Kebutuhan fisik
Kebutuhan fisik dapat mempengaruhi dukungan sosial. Adapun kebutuhan fisik meliputi sandang, pangan dan papan. Apabila seseorang tidak tercukupi kebutuhan fisiknya maka seseorang tersebut kurang mendapat dukungan sosial.
2.      Kebutuhan sosial
Dengan aktualisasi diri yang baik maka seseorang lebih kenal oleh masyarakat daripada orang yang tidak pernah bersosialisasi di masyarakat. Orang yang mempunyai aktualisasi diri yang baik cenderung selalu ingin mendapatkan pengakuan di dalam kehidupan masyarakat. Untuk itu pengakuan sangat diperlukan untuk memberikan penghargaan.
3.      Kebutuhan psikis
Dalam kebutuhan psikis pasien pre operasi di dalamnya termasuk rasa ingin tahu, rasa aman, perasaan religius, tidak mungkin terpenuhi tanpa bantuan orang lain. Apalagi jika orang tersebut sedang menghadapi masalah baik ringan maupun berat, maka orang tersebut akan cenderung mencari dukungan sosial dari orang- orang sekitar sehingga dirinya merasa dihargai, diperhatikan dan dicintai.






Hak Dan Kewajiban Pasien
Hak Pasien :
1.      Mendapatkan pelayanan kesehatan optimal /sebaik-baiknya sesuai dengan standar profesi kedokteran.
2.      Hak atas informasi yang jelas dan benar tentang penyakit dan tindakan medis yang akan dilakukan dokter/ suster.
3.      Hak memilih dokter dan rumah sakit yang akan merawat sang pasien.
4.      Hak atas rahasia kedokteran / data penyakit, status, diagnosis dll.
5.      Hak untuk memberi persetujuan / menolak atas tindakan medis yang akan dilakukan pada pasien.
6.      Hak untuk menghentikan pengobatan.
7.      Hak untuk mencari pendapat kedua / pendapat dari dokter lain / Rumah Sakit lain.
8.      Hak atas isi rekaman medis / data medis.
9.      Hak untuk didampingi anggota keluarga dalam keadaan kritis.
10.   Hak untuk memeriksa dan menerima penjelasan tentang biaya yang dikenakan / dokumen pembayaran / bon /bill.
11.   Hak untuk mendapatkan ganti rugi kalau terjadi kelalaian dan tindakan yang tidak mengikuti standar operasi profesi kesehatan.
Kewajiban Pasien :
1. Memberi keterangan yang jujur tentang penyakit dan perjalanan penyakit kepada petugas kesehatan.
2. Mematuhi nasihat dokter dan perawat
3. Harus ikut menjaga kesehatan dirinya.
4. Memenuhi imbalan jasa pelayanan.

Hak Dan Kewajiaban Tenaga Kesehatan (Bidan)
Hak Bidan :
a.       Bidan berhak mendapat perlindungan hukum dalam melaksanakan tugas sesuai dengan profesinya.
b.      Bidan berhak untuk bekerja sesuai dengan standar profesi pada setiap tingkat/jenjang pelayanan kesehatan
c.       Bidan berhak menolakkeinginan pasien/klien dan keluarga yang bertentangan dengan peraturan perundangan,dan kode etik profesi.
d.      Bidan berhak atas privasi/kedirian dan menuntut apabila namabaiknya dicemarkan oleh pasien, keluarga maupun profesi lain.
e.       Bidan berhak atas kesempatan untuk meningkatkan iri baik melalui pendidikan maupun pelatihan.
f.       Bidan berhak atas kesempatan untuk meningkatkan jenjang karir dan jabatan yang sesuai
g.      Bidan berhak mendapat kompensasi dan kesejahteraan yang sesuai.
    
       Kewajiban Bidan :
a.       Bidan Wajib mematuhi peraturan rumah sakit sesuai dengan hubungan hukum antara bidan tersebut dengan rumah sakit bersalin dan sarana pelayanan dimana ia bekerja.
b.      Bidan wajib memberikan pelayanan asuhan kebidanan sesui dengan standarprofesi dengan menghormati hak-hak pasien
c.       Bidan wajib merujuk pasien dengan penyulit kepada dokter yang mempunyai  kemampuan dan keahlian sesuai dengan kebutuhan pasien
d.      Bidan wajib memberi kesempatan kepada pasin untuk di dampingi oleh suami atau keluarga.
e.       Bidan wajib memberikan kesempatan kepada pasien untuk menjalankan ibadah sesuai dngan keyakinannya.
f.       Bidan wajib merahasiakan segala sesuatu yang diketahuinya tentang seorang pasien.
g.      Bidan wajib memberikan informasiyang akurat tentang tindakan yang akan dilakukan serta resiko yang mungkin dapat timbul
h.      Bidan wajib mendokumentasikan asuhan kebidanan yang diberikan
i.        Bidan wajibmeminta persetujuan tertulis(informal consent)atas tindakan yang akan dilakukan
j.        Bidan wajib mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta menambah ilmu pengetahuannya melalui pendidikan formal maupun non formal
k.      Bidan wajib bekerja sama dengan profesi lain dan pihak yang terkait secara timbal balik dalam memberikan asuhan kebidanan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

TUGAS MENGHITUNG KEBUTUHAN NUTRISI DAN MENGHITUNG IMT




Nama               : Listiyo Natarici
NIM                : 16150017
Kelas               : A.13.1
Mata Kuliah    : KDK II
















Dik :
Nama                          : Listiyo Natarici
Jenis Kelamin              : Perempuan
Berat Badan (BB)       : 56 kg
Tinggi Badan (TB)      : 153 cm  1,53 m
Umur (U)                    : 18 Tahun

1.      Menghitung Kebutuhan Nutrisi

Dit :
Kebutuhan nutrisi = ?

Penyelesaian :
Perempuan
= 65,5 + (9,6 x BB) + (1,8 x TB) – (4,7 x U)
= 65,5 + (9,6 x 56) + (1,8 x 153) – (4,7 x 18)
= 65,5 + (537,6) + (275,4) – (84,6)
= 793,9 kalori

2.      Menghitung IMT

Dit :
IMT = ?

Penyelesaian :
IMT =
=
=
= 23,92
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS